08 SEP 2021 HIDUP SEHAT 2 MENIT DIBACA 119 DILIHAT

Kurang Tidur & Obesitas

Utang tidur seperti utang kartu kredit. Jika terus menumpuk hutang kartu kredit harus membayar suku bunga tinggi. Begitu juga jika kurang tidur maka bisa memicu beragam masalah, salah satunya obesitas.

Mengapa bisa obesitas?

Jika merasa mengantuk saat bekerja, mudah sekali tergoda meraih secangkir kopi (atau beberapa cangkir) dan donat untuk mendapatkan suntikan energi yang cepat. Mungkin kantuk hilang, namun berat badan yang semakin bertambah. Jika terus berulang, akhirnya kurang tidur ini dapat menyabot lingkar pinggang dan kesehatan

Memahami koneksi tidur dan diet

Kurang tidur juga menyebabkan terjadinyaperubahan hormon leptin & ghrelin yang menentukan rasa kenyang dan lapar. Dalam keadaan kurang tidur, rasa lapar akan meningkat sehingga asupan yang berlebih menyebabkan terjadinya penimbunan sel

lemak dan penurunan penggunaan energi.

Jika hal ini terus terjadi, maka peningkatan berat badan tidak akan terhindarkan. Selain

itu, biasanya orang yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas cenderung mengalami gangguan tidur sehingga menyebabkan keadaan kurang tidur.

Tips

Pada umumnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sebanyak 7-8 jam sehari.

  • Untuk mendapatkan tidur berkualitas, sebagai permulaan, hindari kafein di sore hari.
  • Tetapkan jam tidur yang teratur, lalu buat suasana kamar yang nyaman dengan lampu redup dan bebas suara/gadget.
  • Ketika bangun jangan lupa sarapan protein tinggi dengan Nutrilite Hi-Protein dan Bodykey untuk memberikan energi sekaligus menjauhkan obesitas!

Referensi

https://www.webmd.com/sleep-disorders/features/lack-of-sleep-weight-gain