28 MAY 2023 RUMAH BERSIH & SEHAT 2 MENIT DIBACA 572 DILIHAT

Jangan Bersihkan Ini Pakai Cuka

Cuka memang bahan pembersih serbaguna yang murah, tidak beracun, dan gampang ditemukan. Sayangnya, ada beberapa bahan yang gampang rusak jika dibersihkan dengan cuka.

  1. Semua benda yang mengandung pemutih klorin
    Jangan pernah mencampur pemutih klorin, atau produk yang mengandung pemutih klorin, dengan cuka. Jika keduanya dicampurkan maka akan menghasilkan reaksi kimia yang menghasilkan gas klorin beracun.

  2. Marmer, granit, dan permukaan batu alam lainnya
    Marmer, granit, dan batu alam lainnya, tidak boleh dibersihkan dengan cuka. Asam dalam cuka dapat menyebabkan pitting (retakan kecil) pada marmer, granit, dan jenis batu alam lainnya. L.O.C.™ Multi-Purpose Cleaner. Pembersih serba guna L.O.C.™ Multi-Purpose Cleaner efektif dignakan untuk semua permukaan yang bisa dicuci, seperti lantai, kamar mandi, dapur, dan banyak lagi.

  3. Nat
    Nat yang tidak tertutup rapat atau rusak tidak boleh dibersihkan dengan cuka, karena dapat menggores atau mengikis nat dan seiring waktu bisa menyebabkan kerusakan.

  4. Baja
    Jangan gunakan cuka untuk membersihkan pisau stainless steel, peralatan masak, dan peralatan rumah tangga, sebaiknya lewati cuka dan gunakan pembersih non-asam. Paparan yang terlalu lama, khususnya, asam dalam cuka dapat menyebabkan lubang pada baja tahan karat.

  5. Kayu
    Membersihkan perabot dari kayu menggunakan cuka akan menyebabkan perubahan warna dan harus dihindari.

  6. Besi cor
    Alat masak yang terbuat dari besi cor (cast iron) tidak boleh dibersihkan dengan cuka karena bisa mengikis lapisan anti lengketnya.

  7. Elektronik
    Layar pada televisi, handphone, monitor komputer, dan elektronik lainnya tidak boleh dibersihkan dengan cuka atau dengan bahan pembersih yang mengandung cuka, karena akan merusak lapisan anti silau.