06 NOV 2023 HIDUP SEHAT 2 MENIT DIBACA 252 DILIHAT

Mengapa Indeks Glikemik Makanan Penting?

Jika ingin menurunkan berat badan, jangan hanya fokus pada jumlah kalori makanan. Perhatikan juga berapa indeks glikemik yang terkandung dalam makanan untuk membantumu mengatur pola makanmu. Cari tahu sebabnya, yuk!

Apa itu Indeks glikemik?

Indeks glikemik merupakan indikator (skala 1-100) yang mengurutkan makanan kaya karbohidrat berdasarkan seberapa besar makanan tersebut meningkatkan kadar glukosa darah.

Indeks glikemik membantu mereka yang sedang mengatur berat badan atau mengalami kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes, untuk memilih makanan sehat dan memantau berapa banyak gula dan karbohidrat yang mereka makan.

4 makanan ber-glikemik tinggi

Buat yang sedang menjalankan program pengelolaan berat badan atau dalam kondisi diabetes, sebaiknya menghindari makanan berglikemik tinggi seperti:

  1. Roti putih
    Roti putih dan glukosa diberi peringkat tertinggi 100 pada indeks glikemik karena keduanya meningkatkan kadar glukosa darah lebih tinggi dan lebih cepat dibandingkan kebanyakan makanan lainnya.

  2. Nasi putih
    Nasi putih termasuk dalam kategori makanan dengan indeks glikemik tinggi, yaitu sebesar 73, karena telah melalui proses yang menghilangkan hampir semua seratnya. Jika tak bisa tak makan nasi putih, coba gunakan Noxxa Rice Cooker Rendah Gula untuk memasak nasi. Noxxa Rice Cooker Rendah Gula mampu mengurangi hingga 41% kandungan pati dari beras sehingga menghasilkan nasi rendah gula yang lebih sehat dikonsumsi. Noxxa Rice Cooker Rendah Gula juga dilengkapi dengan teknologi terkini, mudah digunakan dan dilengkapi dengan 10 program memasak multifungsi.

  3. Camilan manis
    Camilan manis seperti kue kering mengandung karbohidrat dan gula, indeks glikemiknya tinggi. Ingatlah bagaimana ukuran porsi akan memengaruhi seberapa baik tubuh memproses makanan tanpa meningkatkan gula darah.

  4. Minuman ringan manis
    Meskipun soda yang dimaniskan dengan gula memiliki indeks glikemik lebih rendah (kisaran menengah sekitar 60 tergantung pada jenis soda), namun kalorinya bertambah. Jika berisiko atau menderita diabetes tipe 2, minuman ringan manis dapat menyebabkan obesitas dan bukan pilihan yang sehat.