16 JUL 2022 BISNIS 2 MENIT DIBACA 100 DILIHAT

5 Ciri Kecerdasan Emosional

Tahukah kamu, kecerdasan emosional (Emotional Intelligence/EI) sangat penting karena bisa meningkatkan kesuksesan karir, keterampilan kepemimpinan, serta kesejahteraan mental dan fisik. Apakah kamu sudah memilikinya?

Apa itu kecerdasan emosi?

Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan orang lain di sekitarnya. Kecerdasan emosional (EQ) tidak kalah penting dengan kecerdasan intelektual (IQ). Bahkan kecerdasan emosional dua kali lebih penting, seperti yang dibahas dalam buku Daniel Goleman " Emotional Intelligence" dijelaskan bahwa kecerdasan emosional bertanggung jawab atas keberhasilan sebesar 80%, dan 20% ditentukan oleh IQ.

Apa saja cirinya?

Daniel Goleman, Ph.D., penulis buku laris New York Times, dalam buku best seller ”Emotional Intelligence” juga menyoroti lima karakteristik kecerdasan emosi, yaitu:

  1. Mengetahui emosi
    Kita harus cukup sadar diri untuk mengenali emosi saat itu terjadi. Orang-orang dengan kejelasan yang lebih besar mengenai perasaan mereka akan mampu mengelola hidup dengan lebih baik.

  2. Mengelola emosi
    Mengelola emosi sangat penting untuk membangun kesadaran diri. Keterampilan ini akan membantu menangani kesusahan dan kesal dan bangkit kembali dari kemunduran kehidupan yang tak terhindarkan.
  3. Memotivasi diri kita sendiri
    Kontrol diri emosional sangat penting untuk motivasi dan penguasaan diri, juga untuk kreativitas. Selain menjaga impulsif dan menunda kepuasan, motivasi dapat membantu membantu mengatasi masalah dan meningkatkan kinerja.
  4. Mengenali emosi orang lain
    Empati membangun kesadaran diri emosional kita. Keterampilan orang yang vital ini membuat kita tetap mengikuti kebutuhan dan keinginan orang lain dan dapat menjadi sangat penting dalam profesi penjualan, pengajaran, dan perawatan kesehatan.
  5. Menangani hubungan
    Hubungan menurut Goleman adalah sebuah seni yang bergantung pada pengelolaan emosi orang lain. Keterampilan seperti itu sangat bermanfaat dalam efektivitas interpersonal dan menopang kapasitas kita untuk memimpin dan menjadi populer.